batamtoday.com | Portal Berita Kepri
 
Untitled Document
Google Search
   
Berinvestasi Hunian di Nagoya Mansion
Senin, 12-09-2011 | 12:12 WIB
 

BATAM, propertinews - Apartemen Nagoya Mansion ternyata tidak hanya menawarkan berbagai fasilitas hunian yang memberi kenyamanan, tetapi juga peluang investasi jangka panjang bernama "service apartment".

"Model service apartment ini baru kami yang menerapkannya di Batam," ungkap Noriven, Staf Pemasaran PT Uway Makmur, Pengembang Apartemen Nagoya Mansion.

Dia menjelaskan, service apartement sama saja dengan pemberian "garanty return" kepada konsumen dimana dalam jangka waktu tertentu konsuman akan mendapatkannya.

Service apartement memiliki kontrak selama 10 tahun, dimana setelah lima tahun pertama konsumen akan menerima garanty return sebesar 10 persen dari harga jual apartemen tipe 28 atau 78.

"Nah dari tahun keenam sampai tahun kesepuluh, pemberian service apartment berdasarkan tingkat hunian," sambung Noriven.

Diilustrasikannya, misalkan pada tahun kedelapan tingkat hunian sebanyak 65 persen, maka kalkulasi "net income" yang bisa diperoleh oleh konsumen adalah sebesar Rp59,017 juta dengan asumsi BEP sebesar p362,270 juta.

Menurutnya, fasilitas ini sangat menguntungkan konsumen sehingga dia optimistis dalam waktu dekat seluruh unit apartemen di Nagoya Mansion akan laku terjual.

Hingga kini, Nagoya Mansion tinggal menyisakan apartemen bertipe 26 sebanyak 6 unit, tipe 57 sebanyak 13 unit dan apartemen tipe 78 sebanyak 10 unit. Sedangkan total unit yang dipasarkan sebanyak 599 unit dengan perincian 480 unit tipe 28, 76 unit tipe 57 dan 43 unit tipe 78.

Nagoya Mansion merupakan komplek apartemen yang akan menjadi salah satu apartemen terbesar di Kota Batam dengan berbagai fasilitas, antara lain kolam renang, fitness centre, restoran, salon-spa dan launge.

"Kedepan, kami juga akan membangun "dining sky", sebuah ruangan khusus yang dapat melihat pemandangan dari atas," tandas Noriven.

(Yoseph)

\Bookmark  

 
Untitled Document
 BERITA TERKINI
 
13:18 WIB | 19-12-2014
2015, Permintaan Ruang Kantor di Asia Pasifik Diprediksi Menguat
..............................................................
11:02 WIB | 15-12-2014
BI Waspadai Potensi Risiko Peningkatan Harga Properti yang Berlebihan
..............................................................
10:34 WIB | 12-12-2014
AREBI Kepri Upayakan Persaingan Bisnis Properti yang Sehat
..............................................................
13:43 WIB | 11-12-2014
Suku Bunga KPR Naik Bisa Picu Kredit Macet Tahun Depan
..............................................................
10:18 WIB | 10-12-2014
Nilai Transaksi Ritel Asia Pada 2015 Diprediksi Meningkat
..............................................................
13:48 WIB | 09-12-2014
Investor Asing Kuasai Properti di Indonesia Melalui Jalur PMA
..............................................................
16:00 WIB | 08-12-2014
REI Usulkan Sertifikasi Profesi di Sektor Properti
..............................................................
14:07 WIB | 29-11-2014
Pemerintah Belum Hapus Subsidi untuk Rumah Sederhana Tapak
..............................................................
12:30 WIB | 27-11-2014
Anak Usaha Perumnas Berencana Melantai di Bursa Tahun Depan
..............................................................
13:54 WIB | 21-11-2014
Pemerintah Targetkan Bisa Sediakan 2,2 juta Rumah Subsidi dalam Lima Tahun
..............................................................
Komentar anda :
Nama
Email
Komentar
Captcha (wajib isi) 27 + 9 = ?
 
Untitled Document